Jembatan Cisudajaya Sumedang Anggaran Capai Rp1 Miliar Lebih

JSR.SUMEDANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang memulai proyek perbaikan besar serta pemulihan fungsi Jembatan Cisudajaya yang berada di Ruas Jalan Sumedang–Situraja, tepatnya pada titik Kilometer 52+600, wilayah Kabupaten Sumedang. Proyek ini ditandai dengan pemasangan papan informasi kontrak pekerjaan di lokasi jembatan.

Rincian Resmi Proyek

Berdasarkan data yang tertera pada papan Surat Perjanjian (Kontrak) di lokasi:

– Instansi Pelaksana: UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, beralamat di Jl. Raya Bayongbong No. 179 Km. Bdg. 66+800 Garut, Jawa Barat.

– – Nomor Kontrak: 246/PUR. 08. 01/ SPK/ PPK-3/ UPTD-PJJWP-IV

– Tanggal Penandatanganan: 08 Mei 2026

– – Jenis Pekerjaan: Pekerjaan Konstruksi berupa Perbaikan dan Pengembalian Fungsi Jembatan Cisudajaya, masuk dalam sub kegiatan Penggantian Jembatan lingkup tugas UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV.

– Tahun Anggaran: 2026

Nilai Total Anggaran: Rp1.044.898.943,93 (Satu Miliar Empat Puluh Empat Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Delapan Ribu Sembilan Ratus Empat Puluh Tiga Rupiah Sembilan Puluh Tiga Sen), bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.

Penyedia Jasa/Kontraktor Pelaksana: CV. Rainaka Perkasa, beralamat di Kp. Burujul, Desa/Kelurahan Cihikeu, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

Latar Belakang dan Tujuan Proyek

Jembatan Cisudajaya merupakan penghubung vital yang menghubungkan wilayah pusat Kabupaten Sumedang dengan Kecamatan Situraja dan sejumlah desa di sekitarnya. Jembatan ini sudah lama mengalami penurunan kualitas struktur akibat beban lalu lintas yang terus meningkat serta faktor usia bangunan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui proyek ini menargetkan

Mengembalikan fungsi jembatan secara maksimal dan aman untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Mengganti komponen struktur jembatan yang sudah rusak atau tidak layak pakai.

Meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan serta mencegah risiko kecelakaan akibat kerusakan jembatan.

“Memperlancar arus distribusi barang, jasa, serta mobilitas warga di wilayah Sumedang bagian selatan dan sekitarnya.

Harapan Masyarakat

Warga sekitar dan pengguna jalan menyambut baik pelaksanaan proyek ini. Selama ini mereka sering mengalami kendala dan harus berhati-hati saat melintasi jembatan yang kondisinya sudah tidak prima. Masyarakat berharap pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan, dikerjakan dengan kualitas terbaik, dan selesai tepat waktu, sehingga segera bisa dimanfaatkan kembali secara aman.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai batas waktu penyelesaian proyek serta pengaturan rekayasa lalu lintas selama masa pengerjaan. Pihak berwenang diharapkan nantinya menyampaikan informasi terkait hal tersebut agar warga bisa menyesuaikan perjalanan.

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan