Tembok Penahan Tanah Proyek Kost di Jatinangor Sumedang Amblas, Satu Pekerja Tertimbun

JSR-SUMEDANG – Sebuah tembok penahan tanah (TPT) yang masih dalam tahap pengerjaan ambrol secara tiba-tiba di lokasi proyek pembangunan rumah kost-kostan di Dusun Neglasari, RT 02 RW 11, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (10/7/2026) siang. Peristiwa tragis ini terjadi sekira pukul 11.00 WIB dan menimbun salah satu pekerja yang sedang berada di lokasi.

Konstruksi tembok yang ambrol tersebut baru dibangun sebagian, menggunakan material batu kali dan campuran semen. Belum diketahui secara pasti penyebab runtuhnya bangunan setengah jadi itu saat kejadian berlangsung. Saksi mata menyebutkan, tembok sebelumnya terlihat kokoh, namun tiba-tiba miring dan hancur berantakan dalam waktu singkat saat pekerja sedang melakukan pemadatan di sekitar struktur tersebut.

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Desa Hegarmanah, Iwan Firmansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Benar, terjadi ambrol tembok penahan tanah di lokasi proyek kost-kostan sekitar pukul 11 tadi siang. Satu orang pekerja dikabarkan tertimbun material runtuhan,” ujar Iwan saat dikonfirmasi awak media.

Ia menambahkan, petugas dari desa dan warga sekitar segera bergegas ke lokasi untuk melakukan upaya pertolongan pertama sebelum tim gabungan dari kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta instansi terkait tiba di tempat kejadian. “Kini proses evakuasi sedang berlangsung secara hati-hati agar tidak membahayakan korban maupun petugas yang bekerja,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, identitas pekerja yang tertimbun belum dapat dipastikan, begitu pula kondisi kesehatannya. Pihak berwenang juga belum merilis informasi resmi mengenai penyebab utama runtuhnya tembok, apakah karena faktor kelalaian konstruksi, kualitas material, atau kondisi tanah di lokasi proyek.

Pemerintah Desa Hegarmanah menghimbau seluruh pengelola proyek pembangunan di wilayahnya untuk senantiasa mematuhi standar keamanan kerja dan melakukan pemeriksaan berkala terhadap struktur bangunan yang sedang dikerjakan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Perkembangan terkini mengenai proses evakuasi dan penyelidikan kasus ini akan disampaikan dalam laporan selanjutnya.

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan