Bakar Sampah Lupa Dimatikan, Lahan Kebun dan Kandang Ayam di Rancakalong Sumedang Hangus Terbakar

JSR SUMEDANG — Peristiwa kebakaran lahan melanda wilayah Kampung Jamitana, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Insiden yang terjadi tepat di lingkungan Rukun Warga (RW) 03 tersebut berlangsung pada hari Kamis (9/7/2026) dan sempat memicu kepanikan warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, musibah ini bermula dari aktivitas pembakaran sampah berupa dedaunan kering yang dilakukan oleh salah seorang warga. Sayangnya, proses pembakaran tersebut diduga tidak diawasi hingga tuntas, sehingga menyisakan bara dan sisa api yang belum padam sempurna.

Kondisi berubah menjadi krisis ketika embusan angin kencang tiba-tiba datang dan membakar sisa material kering di sekitarnya. Api yang mendadak membesar dengan cepat merambat ke hamparan kebun bambu yang berada tepat di dekat titik awal pembakaran, membuat kobaran makin sulit dikendalikan.

Tak berhenti di situ, tiupan angin membawa lidah api semakin meluas hingga akhirnya menjangkau sebuah bangunan kandang ayam yang berada tidak jauh dari lokasi kebun. Dalam waktu singkat, amukan si jago merah melalap habis seluruh struktur kandang beserta yields dan material di dalamnya.

Melihat kobaran api yang kian membesar dan mengancam lingkungan sekitar, warga setempat dengan sigap langsung bergerak melakukan aksi gotong royong. Menggunakan peralatan seadanya, warga bahu-membahu menyiramkan air untuk memadamkan titik api sebelum menjangkau area pemukiman padat penduduk serta bangunan lainnya.

Berkat respons cepat dan kerja sama warga, kobaran api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, meskipun kerugian materiil tidak dapat dihindari akibat musnahnya area kebun bambu serta satu unit kandang ayam beserta isinya.

Pasca-kejadian, pihak berwenang dan tokoh masyarakat setempat secara tegas mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta selalu memastikan api benar-benar padam saat memusnahkan sampah pekarangan, serta menghentikan aktivitas pembakaran terbuka saat cuaca sedang kering atau berangin kencang demi mencegah terulangnya kejadian serupa.

Tinggalkan Balasan