JSR Sumedang — Menjelang berakhirnya masa jabatan pada Agustus 2026 mendatang, Kepala Desa Cigendel, Mulyana, terus menunjukkan komitmen tinggi terhadap kemajuan wilayahnya. Alih-alih mengendurkan kinerjanya menjelang akhir masa pengabdian, ia justru memberikan teladan nyata dengan turun langsung memimpin aksi kebersihan di lingkungan desa pada Senin (6/7/2026).
Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan dan penataan area strategis di depan Kantor Desa Cigendel, tepatnya di samping Koperasi Merah Putih. Lokasi tersebut dirapikan sedemikian rupa agar tampak lebih asri, rapi, dan memberikan kesan menyambut bagi siapa saja yang melintas di kawasan pusat pemerintahan desa tersebut.
Langkah spontan namun bermakna ini dilakukan bukan tanpa alasan. Kegiatan penataan lingkungan tersebut merupakan bagian dari persiapan matang Desa Cigendel dalam menyambut gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Sumedang. Sebagai tuan rumah yang ingin memberikan kesan terbaik, keindahan dan kebersihan area publik menjadi prioritas utama.
Dengan penuh semangat, Mulyana tak canggung ikut mengoperasikan alat kebersihan bersama para perangkat desa dan warga setempat. Kehadirannya di tengah-tengah lapangan membuktikan bahwa gaya kepemimpinannya tidak sebatas memberikan instruksi di balik meja, melainkan diwujudkan melalui kerja keras dan aksi nyata bersama masyarakat.
Sikap rendah hati yang ditunjukkan oleh sang kepala desa mendulang apresiasi positif dari warga Desa Cigendel. Menurut beberapa warga, dedikasi yang konsisten ditunjukkan Mulyana hingga akhir masa tugasnya menjadi sumber inspirasi yang memicu kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan sekitar.
Lebih dari sekadar membersihkan fasilitas umum, momentum ini diharapkan mampu membangkitkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa. Lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman kini siap diciptakan demi menyambut kedatangan para kontingen serta tamu undangan dari berbagai wilayah pada gelaran MTQ nanti.
Aksi nyata Mulyana menjadi penutup masa jabatan yang berkesan bagi masyarakat Cigendel. Sebagaimana diungkapkan salah satu warga, seorang pemimpin sejati adalah mereka yang mau berbaur dan bekerja bersama rakyatnya, membuktikan bahwa warisan kepemimpinan terbaik diukir melalui kerja nyata, bukan sekadar janji dan kata-kata.

